(Studi
Kasus Dapil III Kulonprogo)
Oleh : Budi Hutomo Putro
Anggota
Legislatif Kulonprogo Dapil III Kulonprogo
Pemilu
adalah mekanisme demokrasi sebagai arena berkompetisi merebut dukungan pemilih.
Pemilu menjadi penting bagi partai politik karena di momentum inilah eksistensi
parpol dipertaruhkan. Itu sebabnya, strategi pemenangan Pemilu menjadi kata
kunci bagaimana parpol bisa eksis dan memenangkan kompetisi elektoral lima
tahunan tersebut.
Kita
tahu, di alam demokrasi seperti sekarang ini, pemilih makin cerdas dan
rasional. Kecanggihan teknologi, ledakan informasi, dan kian meleknya
masyarakat terhadap politik; sudah pasti menuntut kader-kader partai untuk
bekerja keras membantu masyarakat disatu sisi; disisi lain kader dituntut pula
agar terampil dan canggih mengelola situasi-situasi sosial menjadi ‘kapital
politik’ yang bisa dikonversi menjadi lumbung suara pada perhelatan Pemilu.
Inilah
mengapa strategi pemenangan pemilu menjadi tema menarik yang mesti
diperbincangkan secara komprehensif yang mendasarkan pada realitas politik di
lapangan. Itu sebabnya, tulisan ini akan mengulas bagaimana strategi pemenangan
pemilu di daerah pemilihan(dapil) III Kulonprogo yang meliputi Kecamatan
Samigaluh, Kalibawang, dan Kulonprogo.